Dunia Islam · Hikmah · Pendidikan · Psikologi Belajar · Uncategorized

Hubungan antara Bimbingan Orangtua dan Pergaulan Kelompok Sebaya dengan Disiplin Belajar PAI (Penelitian terhadap Siswa Kelas XI SMA Negeri 27 Bandung)

ABSTRAK

Deden Mulyadi. Hubungan antara Bimbingan Orangtua dan Pergaulan Kelompok Sebaya dengan Disiplin Belajar PAI (Penelitian terhadap Siswa Kelas XI SMA Negeri 27 Bandung)

Penelitian ini bertolak dari masalah pergaulan kelompok sebaya yang belum kondusif dan kedisiplinan siswa dalam belajar PAI belum optimal, hal ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam pergaulan kelompok sebaya agar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, kedisiplinan siswa dalam belajar PAI pun rendah. Hal ini disebabkan oleh pergaulan kelompok sebaya yang belum kondusif. Dari survey awal yang dilakukan peneliti kepada 30 siswa, bahwa pergaulan kelompok sebaya masih rendah (69%), sedangkan kedisiplinan siswa dalam belajar PAI menunjukan rendah pula yakni (60%). Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal diataranya faktor bimbingan orangtua, baik bimbingan karir, bimbingan akademik, bimbingan pribadi, maupun bimbingan sosial, dan lain sebagainya. Untuk faktor orangtua, bimbingan orangtua memiliki peranan yang sangat besar untuk siswa memilih dalam pergaulan kelompok sebaya dan supaya siswa disiplin dalam belajar. Bimbingan orangtua mampu memotivasi siswa untuk belajar PAI sekaligus bisa membuat mereka disiplin dalam belajar PAI.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris mengenai hubungan bimbingan orangtua dengan disiplin belajar PAI siswa Kelas XI SMA Negeri 27 Bandung, hubungan pergaulan kelompok sebaya dengan disiplin belajar PAI siswa Kelas XI SMA Negeri 27 Bandung dan untuk memperoleh data empiris mengenai hubungan bimbingan orangtua dan pergaulan kelompok sebaya dengan disiplin belajar PAI siswa Kelas XI SMA Negeri 27 Bandung.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, karena menggunakan analisis statistik untuk menghitung uji signifikansi pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Adapun alat pengumpul data yang digunakan untuk menggali data dalam penelitian ini adalah angket, dokumentasi, wawancara dan observasi. Adapun uji statistik yang digunakan untuk mengolah data ialah uji validitas, reabilitas dan uji hipotesis. Teknik pengolahan data menggunakan program SPSS release 16,00..

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan bimbingan orangtua dengan disiplin belajar PAI siswa Kelas XI SMA Negeri 27 Bandung berhubungan positif dan signifikan, dengan hubungan langsung sebesar 0,293 atau 29,3 %, hubungan pergaulan kelompok sebaya dengan disiplin belajar PAI siswa Kelas XI SMA Negeri 27 Bandung berhubungan signifikan, dengan hubungan langsung sebesar 0,321 atau 32,1%, dan hubungan bimbingan orangtua dan pergaulan kelompok sebaya dengan disiplin belajar PAI siswa Kelas XI SMA Negeri 27 Bandung berhubungan signifikan dan hubungan langsung sebesar R2 = 0,415 atau 41,5%. Dan faktor-faktor lain yang berada diluar penelitian ini (residu) yang mempengaruhi disiplin belajar adalah sebesar 58,5%.

Dari hasil penelitian ini disarankan agar para orangtua berupaya meningkatkan bimbingan atau arahan agar pergaulan kelompok sebaya menjadi lebih kondusif dan kedisiplinan siswa dalam belajar PAI menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s