Kegunaan Ilmu Pengetahuan

Kegunaan ilmu pengetahuan

Apa guna ilmu pengetahuan? Pertanyaan sama dengan apa guna pengetahuan ilmiah karena ilmu pengetahuan isinya teori (ilmiah). Secara umum, teori artinya pendapat yang beralasan. Alasan itu dapat berupa argument logis, ini teori filsafat; berupa argument perasaan atau keyakinan dan kadang-kadang empiris, ini teori dalam pengetahuan mistik; berupa argument logis-empiris, ini teori sain.

Berbagai ilmu pengetahuan yang ada sampai sekarang ini seecara umum berfungsi sebagai alat untuk membuat eksplanasi kenyataan. Ilmu pengetahuan merupakan suatu system eksplanasi yang paling dapat diandalkan dibandingkan dengan system lainya dalam memahami masa lampau, sekarang , serta mengubah masa depan.[1]Bagaimana contohnya?

Akhir tahun 1997 di Indonesia terjadi gejolak moneter, yaitu nilai rupiah semakin murah dibandingkan dengan dolar (kurs rupiah terhadap dolar turun). Gejala ini telah memberikan dampak yang cukup luas terhadap kehidupan di Indonesia. Gejalanya ialah harga semakin tinggi. Bagaimana menerangkan gejala ini?

Teori-teori ekonomi (mungkin juga plitik) dapat menerangkan (mengeksplanasikan) gejala itu. Untuk mudahnya, teori ekonomi menyatakan karena banyaknya utang luar negeri jatuh tempo (harus dibayar), hutang itu harus dibayar dengan dolar, maka banyak orang yang memerluakan dolar, karena banyak orang membeli dolar, maka harga dolar naik dalam rupiah. Nah, ini baru sebagian gejala itu yang dipeksplanasikan. Sekalipun baru sebagian, namun gejala itu telah dapat dipahami ala kadarnya, sesuai dengan apa yang dieksplanasikan itu.

Ada oranag  tiga bersudara, dua laki-laki da satu perempuan. Mereka nakal, sering mabuk, membuat keonaran, sering bolos sekolah, tidak naikn kelas, dan pindah-oindah sekolah. Mereka ditinggal oleh kedua orang tuanya, ayah dan ibunya masing-masing kawin lagi dan pindah ketempat barunya masing-masing. Biaya hidup tiga bersaudara itu bersama pembantu mereka, tidak kurang. Dapatkah anda membuat eksolanasi mengapa anak-anak itu nakal?

Anad aakan dapat menjelaskan (mengeksplanasikan) jika anda menguasaia tepri yang mampu menjelaskan gejala (nakal) itu. Menurut teori sain pendididkan, anak-anak yang yang orang tuanya cerai (biasanya disebut broken home), pada umumnya berkembang menjadi anak nakal. Penyebabnya adalah karena anak-anak itu tidak dapat pendidikan yang baik dari kedua orang tuanya. Padahal pendidikan dari kedua orang tuanya amat penting dalam pertumbuhan anak menuju dewasa.  Itulah sebagian dari kegunaan dan manfaat dari adanya suatu ilmu pengetahuan, dan banyak lagi contoh-contoh yang lain yang banyak.

Aksiologi adalah studi tentang nilai. Nilai adalah sesuatu yang berharga, yang diidamkan oleh setiap insan.

Etika keilmuwan merupakan etika normative yang merunuskan pronsip-prinsip etis yang dapat dipertanggungjawabkan secara rasional dan dapat diterapkan dalam ilmu pengetahuan. Tujuan etika keilmuwan adalah agar seorang ilmuwan dapat menerapkan prinsip-prinsio moral, yaitu yang baik dan dapat menghindarkan dari yang buruk kedalam perilaku keilmuwanya, sehingga ia dapat menjadi ilmuwan yang dapat mempertanggungjawabkan perilaku ilmiahnya. Etika normative menetaokan kaidah-kaidah yang mendasari pemberian penilaian terhadap perbuatan-perbuatan apa yang yang seharusnya dikerjakan dan apa yang yang seharusnya terjadi serta menetapkan apa yang bertentangan dengan yang seharusnya terjadi.[2]

Ilmu dengan segala tujuan dan artinya, sampai batas-batas tertentu telah banyak telah banyak membantu manusi dalam mencapi tujuan hidup dan kehidupannya, yaitu kehidupan yanh kebih baik. Sekalipun ilmu tidak pernah mencapai kebenaran mutlak, tetapi dalam keterbatasanya ia membantu kepentingan di dunia yanh fana ini, sesuai dengan bidang masing-masing. Ilmu menghasilkan teknologi, yan memungkinkan manusia dapat bergerak atau bertindak dengan cermat, dan tepat, Karena ilmu dan ilmu merupakan hasil kerja pengalaman, observasi, eksperimen, dan verifikasi.

Dengan ilmu dan teknologi, manusia dapat mengubah wajah dunia dimana manusia itu sendiri tinggal, mengubah cara manusia bekerja, cara manusia berpikir. Dengan ilmu dan teknologi dituntut manusia untuk mengadakan perubahan secara terus menerus, perbaikan dan penemuan-penemuan baru.perkembangan industri, perkembanagn sossial budaya, juga pengembangan industri persenjataan merupakan suatu pertanda bahwa ilmu dan teknologi akan berkembanag terus.[3]

Dengan ilmu dan teknologi, memungkinkan manusia untuk mengurangi rintangan-rintangan ruang dan waktu, misalnya dengan system komunikasi modern, dimana suatu peristiwa yang terjadi di suatu titik dunia ini, dalam waktu yang relative singkat, dengansegera dapat diketahui keseluruh pelosok dunia.

Beberapa contoh dibawah ini, adalah kegunaan dari ilmu dan teknologi bagi kehidupan manusia. Biologi, fisika, matematika, kimia, sebagai ilmu murni telah menyumbangkan berbagai teori dan hokum-hukumnnya kepada ilmu kedokteran sebagai ilmu terapan (ilmu guna pakai) dalam usaha manusia[4]. Ilmu sosisal-sosial dasar seperti sosiologi, antropologi, psikologi, dan psikologi social, telah menyumbangkan keserasian dalam pergaulan antar insani (inter-personal behavior evant), disamping menyodorkan berbagai teori dan hokum-hukumnya kepada ilmu pendidikan sebagai ilmu terapan misalnya, bagimana seharusnya hidup bersama-sama dengan manusia lain, dan sebagainya.

 


[1] T. Jacob, Manusia, ilmu dan teknologi,, hal 7-8

[2] Louis O. Kattsoff, Elemen , hal. 352.

[3] Burhanuddin salam, pengantar filsafat, hal. 24.

[4] Ibid. hal 26.

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s